Skip to content

Bulan: Desember 2009

Tahun Baru, Sebuah Renungan

Rasulullah SAW., bersabda :

“Berlomba-lombalah dalam berbuat kebajikan! (sebelum kamu mendapati) huru hara (fitnah) yang akan menyebabkan keadaan sebagai bagian dari gelapnya malam. (Pada saat itu) seseorang akan bangun di pagi hari sebagai orang yang beriman dan pergi (beranjak) tidur sebagai orang yang tidak beriman atau dia pergi tidur sebagai orang yang beriman dan bangun dari tidur sebagai orang yang tidak beriman. Dia menjual agamanya dengan tawaran (godaan) dunia.” [Shahih Muslim, Dalam Buku Iman bab 51 hadits 118].

Hadits di atas menginformasikan kepada kita bahwa seseorang dapat menjadi Muslim pada pagi hari akan tetapi kafir pada sore hari! Hal itu disebabkan bahwa yang bersangkutan telah melakukan satu dari pembatal Islam sebelum ia berangkat tidur.

Kita mungkin terkejut bagaimana hal itu bisa terjadi. Semua orang telah melakukan sesuatu dan berfikir bahwa dia adalah seorang Muslim ketika bangun tidur, namun ironisnya karena di siang hari dia melakukan beberapa hal, maka dia bisa menjadi murtad, Naudzubillah min dzalik.

Haram Merayakan Natal & Tahun Baru [Peringatan Bagi Kaum Muslimin]

Allah swt. telah memuliaakan umat ini dengan Islam, dan memerintahkan-nya untuk mengimplementasikan-nya. Dia telah menurunkan Islam sebagai cara hidup yang unik. Sebuah pola yang berbeda dalam masalah konsepnya dan peraturan-peraturannya, sebagai sesuatu yang sempurna dan sistem menyeluruh yang mengatur semua urusan kehidupan. Allah swt. berfirman:

Wahai Para Pemuda Muslim…

Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda dalam hadits Abdullah bin Mas’ud -radhiallahu ‘anhu-, “Tidak akan beranjak kaki anak Adam pada Hari Kiamat dari sisi Rabbnya sampai dia ditanya tentang 5 (perkara) : Tentang umurnya dimana dia habiskan, tentang masa mudanya dimana dia usangkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan kemana dia keluarkan dan tentang apa yang telah dia amalkan dari ilmunya”. (HR. At-Tirmizi)