Skip to content

Penulis: Mika

Salam Ramadhan dari Medan Jihad Chechnya

Senin, 17 Sep 07 14:08 WIB

Tak banyak kabar yang tersebar, bahwa saudara kita Muslimin Chechnya menyambut Ramadhan dengan jihad memperjuangkan kemerdekaannya dari penjajahan Rusia. Presiden Republik Chechnya Ichkeria, Amir Dokka Umarov beberapa hari lalu meluncurkan statemenya di Kavkaz Center, situs resmi mujahidin Chechnya. Berikut petikannya:

Bismillahirrahmanirrahim,

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah, Tuhan semesta alam, yang menciptakan Muslim dan memberkahinya dengan rahmat berjihad di jalan-Nya untuk memenangkan surga yang indah. Semoga kedamaian dan keberkahan juga terlimpah kepada Rasulullah saw, pemimpin kaum mujahidin, keluarganya dan pengikutnya sampai akhir zaman.

Saya mengucapkan selama menunaikan ibadah di bulan Ramadhan untuk seluruh umat Islam. Bulan pensucian dan keberkahan. Rasulullah bersabda, “Jika seorang Muslim mengetahui tentang keistimewaan Ramadhan, maka ia akan berharap sepanjang tahun adalah bulan Ramadhan. “

Hal-Hal yang Dibolehkan Bagi Orang Yang Berpuasa

1. Mandi agar dingin dan segar

Dari Abu Bakar bin Abdurrahman dari sebagian sahabat Nabi saw. berkata, “Sungguh saya benar-benar pernah melihat Rasulullah saw. di daerah Arj (nama sebuah desa yang memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak, untuk sampai kesana diperlukan perjalanan beberapa hari dari Madinah) beliau menuangkan air diatas kepalanya padahal beliau berpuasa karena haus dahaga atau karena suhu sangat panas.” (Shahih: Shahih Abu Daud no: 2072, dan ‘Aunul Ma’bud VI: 492 no: 2348). 

Ramadhan ini Astronot Muslim akan Mengorbit

Senin 17 Sep, 10:46 AM

Pemerintah Malaysia berharap astronot pertama mereka sekaligus menjadi Muslim pertama yang melaksanakan ibadah puasa di luar angkasa pada Ramadhan ini. Dua kandidat astronot dari Malaysia, seorang dokter dan dokter gigi militer, saat ini sedang melaksanakan latihan di Rusia bersama kandidat lainnya.

Salah nama dari astronot itu adalah Sheikh Muszaphar Shukor, seorang dokter spesialis bedah tulang di Rumah Sakit Universiti Kebangsaan Malaysia. Dan yang kedua adalah Dr Faiz Khaleed.

Mereka yang berhasil lolos seleksi akan mengikuti misi luar angkasa. Misi itu dimulai 10 Oktober mendatang dengan mengendarai pesawat ulang alik Soyuz Rusia. Memang, ada beberapa astronot Muslim lain yang pernah ke luar angkasa. Tetapi, belum ada yang bepergian saat Ramadhan.