Skip to content

Mikaiel.com Posts

BANGKITLAH WAHAI UMAT ISLAM…!!!

Seandainya tidak ada Jihad tentulah bumi ini rusak dan tentulah Masjid-masjid di robohkan. Perseteruan antara Al-Haq dan Al-Bathil adalah ketentuan yang pasti berjalan, dan selalu saja Ahlul Bathil jumlahnya lebih banyak dari Ahlul Haq, sedangkan kekalahan mereka itu dan penghadangan kejahatan mereka tidaklah mengkin berhasil kecuali dengan Al-Jihad. Banyak dari manusia tidak tunduk terhadap Al-Haq tanpa kekuatan yang menggiring mereka terhadap hal itu, dan Al-Jihad fi Sabilillah terus berlangsung sampai hari kiamat.

Ust. Muklas Serahkan Wasiat ke Anak

Jumat, 23 Nov 2007

Pelaku Bom Bali Minta Eksekusi Tak Ditunda
CILACAP – Di tengah menanti kepastian eksekusi mati, Muklas alias Ali Gufron kemarin kedatangan istri dan keenam anaknya. Terpidana bom Bali I yang kini mendekam di Lapas Batu, Nusakambangan, itu tampak bahagia dan langsung membuat wasiat untuk putra putrinya itu.

Amrozi dan Imam Samudra, rekan Muklas yang kini juga menghitung hari menunggu eksekusi mati, juga terlihat gembira menyambut tamu istimewa tersebut. Lebih-lebih Amrozi karena anak-anak Muklas adalah keponakan sendiri. Amrozi yang terkenal dengan senyum khasnya itu adalah adik kandung Muklas.

Kunjungan Farida, istri Muklas, dan enam buah hatinya itu adalah rangkaian silaturahmi Lebaran. Kunjungan Lebaran ini juga dilakukan anak istri Amrozi dan Imam Samudra beberapa waktu lalu.

Tersenyum Bersua Anak Istri, Muklas Siapkan Amplop Wasiat

23 Nopember 2007 Pukul 09:00
ust-mukhlas.gifCILACAP (RP)- Muklas alias Ali Gufron, terpidana bom Bali I yang sekarang mendekam di Lapas Batu, Nusakambangan tak gentar sedikitpun dengan hukuman mati yang akan dijatuhkan padanya. Bahkan ia meminta agar eksekusi mati itu cepat dilaksanakan dan tidak ditunda-tunda.

‘’Sekarang yang berkuasa, kan SBY. Jadi, kalau SBY bilang eksekusi, pasti itu akan dilaksanakan. Namun, saya yakin, meskipun saya dieksekusi, perjuangan menegakkan Islam tidak akan mati,’’ katanya, Kamis (22/11) saat dikunjungi istri dan enam anaknya.

Detik-detik Terakhir Ramadhan

Sebentar lagi Bulan Ramadhan mau meninggalkan kita.

Diakhir-akhir Ramadhan, seperti hari ini, ada sebuah sunnah Rasulullah yang tidak pernah beliau tinggalkan sampai akhir hayat beliau.

Sahabat pasti udah bisa nebak, “yah palingan I’tikaf dimasjid”. Iya emang yang ana maksud I’tikaf sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan.

Sebelum kita membahas lebih dalam tentang I’tikaf, sengaja ana kedepankan masalah ini dengan tujuan agar dalam proses ibadah puasa yang sedang kita jalani ini benar-benar menjadi ajang latihan sehingga keluar menjadi “alumni ramadhan” yang berkualitas. Latihan beribadah yang merupakan kesempatan emas yang tinggal 12 hari lagi mari kita evaluasi, cek dan renungkan apa yang kurang, bagaimana agar lebih efektif, efisien dan menghasilkan sesuatu yang berharga bagi kita kaum muslimin.