Kisah Dari Bumi Jihad Syam

Sebuah kisah nyata dari bumi jihad syam. Kisah tentang seorang pemuda yang mengangkat senjata demi menegakkan izzah islam dan kaum muslimin. Koresponden arrahmah.com menjumpainya di sela-sela pertempuran di kota Aleppo, Suriah.

Ia bernama Khabbab Asy-Syami, seorang pemuda yang berasal dari Idlib. Pemuda ini berakhlaq baik dan juga sangat mudah dalam bergaul. banyak teman seperjuangannya mencintainya karenanya. Dan yang lebih membuat kedekatan diantara mereka, adalah Khabbab suka menghibur teman temannya tersebut dengan candaannya yang menghibur.

Kisah tentang Khabbab adalah kisah seorang pemuda yang berjihad akan tetapi mengangkat sisi yang unik dari seorang manusia. Continue reading “Kisah Dari Bumi Jihad Syam”

Teguran, Saya Menangis dan Malu Baca Cerita Ini…

Seorang pedagang hewan qurban berkisah tentang pengalamannya: Seorang ibu datang memperhatikan dagangan saya. Dilihat dari penampilannya sepertinya tidak akan mampu membeli. Namun tetap saya coba hampiri dan menawarkan kepadanya, “Silahkan bu…”, lantas ibu itu menunjuk salah satu kambing termurah sambil bertanya,”kalau yg itu brp Pak?”. Continue reading “Teguran, Saya Menangis dan Malu Baca Cerita Ini…”

Beribadah di Zaman Fitnah

Nabi saw mengabarkan bahwa pada akhir zaman, akan muncul berbagai fitnah (berbagai hal yang dapat memalingkan manusia dari agama Allah) dan kekacauan. Seperti yang terdapat dalam hadis-hadis berikut,

عن أبي هريرةَ – رضي الله عنه – قال: قال رسول الله – صلى الله عليه وسلم -: يتقارب الزمان، ويُقْبَضُ العِلمُ، وتظهر الفتنُ، ويُلْقَى الشُّحُّ، ويَكثُرُ الهَرْجُ))، قالوا: وما الهَرْجُ؟ قال: القتل

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Waktu akan menjadi dekat, ilmu dicabut, aneka fitnah bermunculan, kekikiran merebak dan al harju kian banyak.” Mereka berkata, “Apa yang dimaksud dengan al harju?” beliau bersabda, “Pembunuhan.” (HR Bukhari Muslim) Continue reading “Beribadah di Zaman Fitnah”

Kisah Pernikahan Terindah; Idzinkanku Menjadi Suaminya Di Syurga

Di kota Suffah tinggalah seorang pemuda bernama Zahid. Ia hidup pada zaman Rasulullah. Setiap hari ia tinggal di Masjid Madinah. Zahid memang bukan pemuda tampan. Di usianya yang ke 35, ia belum juga menikah.

Suatu hari, ketika Zahid tengah mengasah pedangnya, tiba-tiba Rasulullah datang dan mengucapkan salam kepadanya. Zahid kaget dan menjawabnya dengan gugup. “Wahai saudaraku Zahid. Selama ini engkau tampak sendiri saja.” Sapa Rasulullah. Continue reading “Kisah Pernikahan Terindah; Idzinkanku Menjadi Suaminya Di Syurga”